Modifikasi pada keyboard mechanical semakin beragam, termasuk dua mod populer yang sering dianggap serupa, yaitu Tempest Mod dan Force Break Mod. Keduanya sama sama bertujuan memperbaiki kualitas suara, tetapi metode, bahan, dan hasil akhirnya berbeda cukup jauh.
Artikel ini membahas perbedaan keduanya, cara kerja, serta kapan sebaiknya memilih salah satu.
Apa Itu Tempest Mod

Tempest Mod adalah teknik modifikasi yang menggunakan lapisan kertas tipis, tisu, atau material serupa yang ditempelkan pada bagian bawah PCB. Tujuannya adalah menambah sedikit lapisan peredam agar suara menjadi lebih poppy, lebih kering, dan mengurangi resonansi berlebih.
Tempest Mod sering dianggap sebagai alternatif ringan dari PE foam mod. Jika ingin memahami dasar penggunaan PE foam, kamu bisa membaca artikel PE Foam Mod.
Ciri Ciri Tempest Mod
- Pemasangan di bawah PCB
- Menggunakan bahan tipis seperti kertas atau tisu
- Mengurangi pantulan suara dari case
- Menghasilkan suara yang lebih poppy dan kering
- Relatif mudah diterapkan
Mod ini banyak disukai pemula karena tidak membutuhkan pembongkaran besar dan mudah dibongkar pasang.
Apa Itu Force Break Mod

Force Break Mod adalah metode mod yang bertujuan menghilangkan noise internal seperti ping atau echo yang muncul dari pertemuan antara case dan top case.
Mod ini dilakukan dengan menempelkan selotip atau foam tipis di area perbatasan case sehingga getaran antar bagian tidak saling mentransfer.
Ciri Ciri Force Break Mod
- Menggunakan tape, poron tipis, atau isolasi
- Dipasang di perbatasan antara top case dan bottom case
- Menghilangkan suara metal ping, hollowness, atau echo
- Tidak mengubah karakter utama suara keyboard
- Terutama efektif untuk case aluminium atau plastik tipis
Force Break Mod berguna untuk keyboard yang terdengar kosong, bergaung, atau memiliki karakter ping yang sulit dihilangkan hanya dengan foam internal.
Perbedaan Utama Tempest Mod dan Force Break Mod
1. Lokasi Pemasangan
- Tempest Mod berada di bawah PCB
- Force Break Mod berada di sambungan case
Lokasi ini yang membuat dampaknya sangat berbeda.
2. Efek Terhadap Suara
- Tempest Mod mengubah karakter suara agar lebih poppy dan kering
- Force Break Mod tidak mengubah karakter, hanya menghilangkan noise seperti echo dan ping
Jika ingin mengubah warna suara, Tempest lebih cocok.
Jika ingin meredam resonansi tanpa mengubah karakter, Force Break lebih tepat.
3. Pengaruh Terhadap Feel
- Tempest Mod tidak banyak memengaruhi feel mengetik
- Force Break Mod kadang memberikan feel sedikit lebih solid karena case lebih stabil
4. Bahan yang Digunakan
- Tempest: kertas, tisu, kertas minyak
- Force Break: selotip, poron tipis, isolasi karet
5. Tujuan Utama
- Tempest: mengubah timbre suara
- Force Break: meredam noise struktural
Kapan Memilih Tempest Mod
Pilih Tempest Mod jika:
- Ingin suara keyboard lebih poppy
- Ingin karakter yang lebih kering tanpa resonansi
- Menggunakan keyboard prebuilt yang cenderung hollow
- Tidak ingin menggunakan PE foam mod tetapi ingin efek mirip
Jika masih mendalami jenis jenis foam, kamu bisa membaca artikel Jenis Jenis Foam untuk Keyboard Mechanical dan Fungsinya.
Kapan Memilih Force Break Mod
Pilih Force Break Mod jika:
- Keyboard terdengar bergaung ketika ditekan
- Case memiliki pantulan suara kuat
- Ada suara metal ping yang mengganggu
- Menggunakan case aluminium atau plastik tipis
Mod ini biasanya menjadi solusi cepat untuk keyboard yang punya masalah resonansi bawaan dari case.
Kesimpulan
Tempest Mod dan Force Break Mod sama sama bermanfaat, tetapi dipakai untuk tujuan yang berbeda. Tempest Mod mengubah karakter suara menjadi lebih poppy dan terkendali, sedangkan Force Break Mod fokus menghilangkan noise struktural dari case.
Keduanya bisa digabungkan selama tidak berlebihan, terutama untuk keyboard yang sejak awal memiliki resonansi yang cukup kuat.