Waktu saya pertama kali beli keyboard mechanical, saya pikir isinya cuma “tombol dan rangka”. Ternyata ada banyak komponen di dalamnya dan masing-masing punya peran yang berbeda terhadap suara, feel, dan pengalaman mengetik secara keseluruhan.
Yang bikin hobi ini menarik adalah: semua komponen itu bisa diganti, dimodifikasi, dan dikustomisasi sendiri.

Tidak seperti keyboard biasa yang kalau kurang sreg ya sudah, jadi di keyboard mechanical, kamu bisa ubah satu per satu sampai dapet feel yang kamu mau.
Artikel ini saya tulis sebagai panduan lengkap untuk yang baru mulai, semua komponen dijelaskan dari yang paling luar sampai yang paling dalam, beserta tips praktis untuk masing-masing.
1. Keycaps – Yang Paling Sering Dilihat dan Disentuh

Keycaps adalah “topi” yang menutup setiap switch. Ini komponen yang paling terlihat dan paling sering pertama kali di-upgrade orang karena dampaknya ke estetika langsung kelihatan.
Yang perlu kamu tahu soal keycaps:
- Material: ABS vs PBT, ABS lebih murah tapi cepat mengkilap, PBT lebih tahan lama dan lebih matte
- Profil: OEM, Cherry, SA, DSA, XDA, ini soal bentuk dan tinggi keycaps, berpengaruh ke feel mengetik
- Printing: Doubleshot vs dye-sub, doubleshot tulisannya tidak akan pernah pudar
Tips praktis: Kalau mau upgrade pertama kali, mulai dari keycaps PBT profile Cherry atau OEM. Harga terjangkau, kualitas sudah jauh di atas keycaps bawaan keyboard.
Baca lebih lanjut: Cara Memilih Keycaps yang Cocok untuk Keyboard Kamu
2. Switch – Jantung dari Keyboard Mechanical

Switch adalah komponen yang paling menentukan karakter keyboard mechanical. Setiap kali kamu menekan tombol, switch yang bekerja, dia yang menentukan seberapa ringan atau berat tekanannya, ada bunyi klik atau tidak, dan ada bump feedback atau tidak.
Tiga jenis switch:
- Linear, mulus dari atas ke bawah, tidak ada bump, tidak ada klik. Cocok untuk gaming dan yang suka suara halus
- Tactile, ada bump saat tombol aktif, memberikan feedback ke jari. Cocok untuk mengetik
- Clicky, ada bump + suara klik yang jelas. Paling ikonik, tapi paling berisik
Yang perlu dicek sebelum beli switch:
- Kompatibilitas pin, 3-pin atau 5-pin, harus sesuai PCB
- Actuation force, berapa gram tekanan yang dibutuhkan
- Pre-lubed atau tidak, switch pre-lubed langsung lebih smooth
Tips praktis: Kalau bingung pilih switch, beli switch tester dulu, set isi 10-20 switch berbeda, harganya sekitar Rp 50-100rb. Jauh lebih murah daripada beli 68 pcs dan ternyata tidak cocok.
Baca lebih lanjut: Perbedaan Switch Linear vs Tactile vs Clicky
3. Stabilizer – Komponen Kecil yang Sering Diremehkan

Stabilizer dipasang di tombol-tombol yang lebih panjang dari tombol biasa, spasi, shift, enter, dan backspace. Fungsinya menyeimbangkan tombol agar tidak miring saat ditekan di sisi kanan atau kiri.
Stabilizer yang buruk atau tidak di-lube akan menghasilkan suara “clunk” atau “rattle” yang mengganggu, bahkan bisa merusak kesan keseluruhan keyboard yang sebetulnya sudah bagus.
Jenis stabilizer:

- Plate-mount, dipasang ke plate, lebih mudah dipasang tapi kurang stabil
- PCB-mount (clip-in), dipasang ke PCB, lebih stabil
- PCB-mount (screw-in), paling stabil, paling direkomendasikan
Tips praktis: Selalu lube stabilizer sebelum dipasang. Ini salah satu modifikasi yang paling worth it, bedanya langsung terasa dan terdengar. Pakai Krytox 205g0 untuk hasil terbaik.
Baca lebih lanjut: Cara Lube Stabilizer Keyboard Mechanical
4. Plate – Penentu Karakter Suara yang Sering Terlupakan

Plate adalah lembaran yang menjadi dudukan switch sebelum masuk ke PCB. Plate menentukan seberapa kaku atau fleksibel keyboard terasa, dan berpengaruh besar ke karakter suara.
Material plate dan karakternya:
- Aluminum/Steel, kaku, suara lebih nyaring dan clacky, paling umum ditemukan
- FR4, sedikit lebih fleksibel dari aluminum, suara lebih “poppy”
- Polycarbonate (PC), fleksibel, suara lebih thocky dan dalam
- POM, sangat muted, suara paling dalam dan teredam
- Brass, berat, suara sangat dense dan premium
Tips praktis: Kalau mau suara lebih thocky tanpa ganti case, coba tambahkan plate foam di antara plate dan PCB. Pengaruhnya cukup signifikan dengan biaya minimal.
Baca lebih lanjut: Rekomendasi Plate Keyboard Berdasarkan Budget
5. PCB – Otak Elektronik Keyboard

PCB (Printed Circuit Board) adalah papan sirkuit yang menghubungkan semua komponen elektronik keyboard. Setiap switch terhubung ke PCB, dan PCB yang mengirimkan sinyal ke komputer saat tombol ditekan.
Yang perlu diperhatikan saat pilih PCB:
- Hot-swap vs soldered, hot-swap bisa ganti switch tanpa solder, soldered perlu kemampuan solder
- 3-pin vs 5-pin, menentukan kompatibilitas dengan switch
- Firmware support, apakah support QMK/VIA untuk kustomisasi
- Wireless atau wired, PCB wireless support koneksi Bluetooth/2.4GHz
Tips praktis: Untuk pemula, pilih PCB hot-swap. Jauh lebih fleksibel untuk eksperimen switch tanpa risiko merusak komponen.
Baca lebih lanjut: Perbedaan 3-Pin vs 5-Pin pada PCB Keyboard
6. Case – Rumah dari Semua Komponen

Case adalah rangka luar yang menampung semua komponen di dalamnya. Case berpengaruh ke estetika, berat, dan karakter suara keyboard.
Material case:
- Plastik/ABS, ringan, terjangkau, paling umum di keyboard entry level
- Polycarbonate, transparan atau semi-transparan, suara lebih resonan
- Aluminum, berat, premium, suara lebih dense
- Brass, paling berat dan paling mahal, sound signature yang unik
Mounting style, cara plate dan PCB dipasang ke case juga sangat berpengaruh ke feel mengetik. Gasket mount lebih lembut dan fleksibel, top mount lebih solid dan kaku.
Tips praktis: Untuk build pertama, case plastik atau polycarbonate sudah cukup. Investasi ke aluminum bisa dilakukan setelah kamu lebih paham selera suara dan feel yang kamu mau.
Baca lebih lanjut: Perbandingan Gasket Mount vs Top Mount
7. Foam dan Peredam Suara – Senjata Rahasia yang Murah

Foam adalah komponen modifikasi yang sering diremehkan padahal dampaknya besar. Ada beberapa jenis foam yang bisa dipasang di posisi berbeda:
- Case foam, diletakkan di bagian bawah case, meredam suara yang memantul dari dalam
- PCB foam, di antara PCB dan case, meredam ping metalik
- Plate foam, di antara plate dan PCB, meredam suara switch
- PE foam, diletakkan di bawah switch sebelum dipasang ke PCB, menghasilkan suara lebih thocky
Tips praktis: PE foam adalah salah satu mod paling worth it — harganya murah (bisa beli meteran), tapi perubahan suaranya signifikan. Ini yang pertama saya coba waktu baru masuk dunia custom keyboard.
Baca lebih lanjut: PE Foam Mod pada Keyboard Mechanical
8. Kabel – Sering Diabaikan, Padahal Penting

Kabel menghubungkan keyboard ke komputer. Kabel bawaan keyboard biasanya fungsional tapi tidak menarik. Banyak enthusiast mengganti kabel dengan yang custom, coiled cable dengan warna matching keycaps misalnya.
Untuk keyboard wireless, koneksi bisa lewat Bluetooth atau dongle 2.4GHz. 2.4GHz lebih stabil dan latensinya lebih rendah untuk gaming.
9. LED dan RGB – Opsional tapi Seru

Sistem pencahayaan RGB dipasang di PCB dan memancar lewat switch yang transparan atau semi-transparan ke keycaps. Tidak semua keyboard punya ini, dan tidak semua orang butuh ini, tapi kalau kamu suka setup yang hidup, RGB bisa jadi nilai tambah.
Perlu dicatat: keycaps PBT doubleshot biasanya tidak shine-through (cahaya tidak tembus). Kalau mau RGB kelihatan, pilih keycaps shine-through atau ABS.
Urutan Upgrade yang Disarankan
Kalau kamu baru mulai dan mau upgrade keyboard yang sudah ada, ini urutan yang paling worth it:
- Lube stabilizer, gratis kalau sudah punya lube, dampak paling besar
- Ganti switch, kalau keyboard hot-swap, ini langkah paling mudah
- Tambah foam, PE foam atau tape mod, murah dan efektif
- Ganti keycaps, upgrade estetika sekaligus feel mengetik
- Ganti plate, kalau mau ubah karakter suara lebih serius
- Ganti case/build dari nol, investasi terbesar, lakukan setelah yakin dengan preferensi kamu