Jenis-Jenis Foam untuk Keyboard Mechanical dan Fungsinya

Banyak yang mengira kalau mau punya keyboard dengan suara enak, kita harus beli keyboard mahal jutaan rupiah. Padahal, rahasianya seringkali ada di benda sepele bernama foam atau busa peredam. Masalahnya, jenis foam itu banyak banget dan fungsinya beda-beda. Salah pasang, bukannya makin enak, suara keyboard kamu malah bisa jadi “mati” atau mendem.

Di artikel ini, saya mau ajak kamu kenalan sama berbagai jenis foam yang sering dipakai hobiis. Kita bakal bahas mana yang bikin suara jadi deep (thocky) dan mana yang bikin suara jadi garing (clacky), biar kamu nggak asal sumpel busa ke dalam keyboard.

Kenapa Sih Keyboard Perlu Foam?

Source: reddit

Gampangnya, foam itu gunanya buat ngatur sirkulasi suara di dalam casing. Kalau casing keyboard kamu (terutama yang plastik) terasa kopong, foam bakal bantu ngilangin gema yang nggak enak didengar. Selain itu, foam juga bantu ngurangin getaran biar ngetik terasa lebih stabil.

Tapi perlu saya ingatkan, foam bukan “obat dewa”. Suara akhir tetap tergantung material casing dan plate yang kamu pakai. Kalau kamu mau tahu lebih dalam soal gimana part lain ngaruh ke suara, saya pernah bahas di artikel tentang pengaruh material PCB terhadap feel keyboard.

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas dasar penggunaan foam dan peredam suara pada keyboard mechanical kamu bisa simak lebih lanjut juga.

Jenis-Jenis Foam dan Karakter Suaranya

Biar nggak bingung, ayo kita bedah satu-satu berdasarkan di mana foam itu diletakkan:

1. Case Foam (Busa Dasar)

Source: qwertykey

Sesuai namanya, busa ini ditaruh di paling bawah casing. Ini adalah peredam utama. Kalau keyboard kamu suaranya kayak kaleng atau bergema banget, ini solusinya.

  • Efeknya: Suara jadi lebih deep, bassy, dan gema kopong hilang.

2. PCB Foam

Source: amazon

Posisinya ada di bawah PCB (di antara PCB dan casing). Fungsinya buat nahan getaran langsung dari papan sirkuit.

  • Efeknya: Ngetik terasa lebih padat dan suara jadi nggak terlalu nyaring liar.

3. Plate Foam

Source: mechanicalkeyboards

Ini busa yang ditaruh di antara plate dan PCB. Biasanya sudah ada lubang-lubang buat switch.

  • Efeknya: Suara “bottom-out” (pas switch mentok) jadi lebih halus dan terkontrol. Ini foam wajib buat kamu yang ngejar suara thocky.

4. PE Foam

Source: switchandclick

Foam tipis dari bahan polyethylene. Ini yang paling sering dipakai buat modifikasi biar suara keyboard jadi “poppy” atau kayak suara kerupuk pecah.

  • Efeknya: Suara jadi lebih garing, clacky, dan tegas. Biasanya dipakai buat PE Foam Mod yang legendaris itu.

5. IXPE Foam

Source: amazon

Versi premiumnya PE Foam. Bahannya lebih padat dan lebih rata. Biasanya ada di keyboard-keyboard custom kelas atas.

  • Efeknya: Suaranya jauh lebih bersih dan konsisten di setiap tombol.

Tabel Perbandingan Biar Nggak Pusing

Jenis Foam
Posisi
Karakter Suara
Paling Cocok Untuk
Case Foam
Dasar Casing
Deep & Bassy
Ngilangin suara kopong
PCB Foam
Bawah PCB
Padat & Solid
Biar ngetik terasa mantap
Plate Foam
Antara Plate-PCB
Soft & Thocky
Penggemar suara thock
PE Foam
Di atas PCB
Poppy & Clacky
Penggemar suara garing
IXPE Foam
Di atas PCB
Refined & Clean
Build keyboard premium

Tips Mix & Match Foam ala Saya

Kalau kamu bingung harus pakai yang mana, ini resep singkat dari saya:

  • Mau suara thocky (mendalam): Pakai Case Foam + Plate Foam yang tebal.
  • Mau suara clacky (nyaring): Pakai PE Foam saja, jangan terlalu banyak busa di casing bawah.
  • Buat Case Aluminium: Wajib pakai Plate Foam supaya nggak ada suara besi ketemu besi (metallic ping).

Satu hal lagi, pastikan sebelum pasang foam, kamu cek dulu kompatibilitasnya. Jangan sampai foam terlalu tebal sampai bikin casing nggak bisa ditutup atau ngerusak hotswap socket. Kamu bisa baca panduan cek kompatibilitas PCB dan case yang pernah saya tulis.

Apakah Semua Keyboard Wajib Pakai Foam?

Jawabannya: Nggak selalu. Ada beberapa keyboard premium yang justru didesain biar suaranya “lepas” dan natural tanpa foam. Terlalu banyak foam malah bisa bikin suara keyboard jadi “basi” alias nggak ada karakternya sama sekali. Saran saya, coba pasang satu-satu dulu, dengerin suaranya, baru putusin mau ditambah atau dikurangi.

Previous Article

Perbedaan 3-Pin vs 5-Pin pada PCB Keyboard

Next Article

PE Foam Mod

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *